Saling Bagi Pengetahuan
Kelompok belajar dan tukar skill: cara kerja dan cara memulai
Dua bentuk belajar bersama di REKATI, cara menjalankan kelompok yang berkelanjutan, aturan dasar, dan cara memulai satu.
Terakhir dicek:
Daftar periksa
- Pilih satu topik dan satu hasil akhir yang jelas.
- Tetapkan jadwal tetap dengan hari dan jam yang sama, serta format tatap muka, daring, atau campuran.
- Bagi peran pemandu dan pencatat, lalu putar gilirannya supaya tidak ada satu orang yang menanggung semuanya.
- Simpan catatan bersama di satu tempat yang bisa diakses semua anggota.
- Jangan bawa data atau kode rahasia kantormu atau kantor lama, dan jangan merekam tanpa izin.
- Mulai dengan satu pertemuan percobaan, lalu usulkan topik dan jadwal kepada orang yang berminat.
- Tutup periode dengan hasil, lalu putuskan apakah kelompok lanjut dengan topik baru atau selesai.
Belajar sendirian bisa lama dan sepi. Belajar bersama membuat kamu punya jadwal, orang yang bertanya “sudah sampai mana?”, dan cara cepat tahu apa yang kamu belum paham. Panduan ini menjelaskan bagaimana kelompok belajar dan tukar skill ala REKATI bekerja, dan bagaimana memulai satu.
Dua bentuk
- Kelompok belajar. Sekumpulan Kawan mempelajari satu topik bersama dalam jangka waktu tertentu, misalnya sistem desain, SQL, dasar analisis data, atau persiapan wawancara.
- Tukar skill. Dua orang atau lebih bertukar: kamu mengajarkan sesuatu yang kamu kuasai, dan belajar sesuatu yang belum kamu kuasai. Seorang QA mengajarkan cara menulis kasus uji, seorang developer mengajarkan dasar skrip otomasi.
Keduanya terbuka untuk semua peran di industri tech, bukan hanya engineer.
Cara kerja kelompok yang enak dijalani
- Pilih satu topik dan satu hasil akhir. Contoh: “dalam beberapa pertemuan kita masing-masing membuat satu dashboard” atau “semua orang bisa menjelaskan satu studi kasus desain”. Hasil akhir yang jelas menjaga kelompok tetap bergerak.
- Tetapkan jadwal tetap. Hari dan jam yang sama setiap kali lebih mudah dipertahankan daripada jadwal yang dinegosiasi ulang tiap minggu. Tentukan format: tatap muka, daring, atau campuran.
- Bagi peran, putar bergantian. Setiap pertemuan ada satu orang yang memandu dan satu orang yang mencatat. Gilirannya diputar, supaya tidak ada satu orang yang menanggung semuanya.
- Buat setiap pertemuan punya bentuk. Misalnya: cek-in singkat, sesi inti (bahas materi atau kerjakan bersama), lalu tutup dengan satu hal yang akan dikerjakan sebelum pertemuan berikutnya.
- Simpan catatan bersama di satu tempat yang bisa diakses semua anggota, supaya yang absen bisa menyusul.
- Tutup dengan hasil. Di akhir periode, tampilkan hasilnya (demo, presentasi singkat, atau catatan yang dirapikan), lalu putuskan apakah kelompok dilanjutkan dengan topik baru, atau selesai.
Aturan dasar yang menjaga rasa aman
- Tidak ada pertanyaan bodoh. Semua orang di sini sedang belajar sesuatu.
- Jangan bawa data atau kode rahasia kantormu atau kantor lama. Pakai contoh publik atau buatan sendiri.
- Jangan merekam tanpa izin semua yang hadir.
- Pakai nama samaran kalau kamu mau. Kamu tidak harus membuka namamu atau tempat kerjamu.
- Hormati yang berbeda level. Pemula bertanya, yang berpengalaman menjelaskan tanpa menggurui.
Cara memulai di REKATI
- Datang ke acara REKATI atau komunitas lain dan sebutkan topik yang ingin kamu pelajari. Cari tahu siapa lagi yang tertarik.
- Usulkan topik dan jadwal pertama ke orang-orang yang berminat. Mulailah dengan satu pertemuan percobaan sebelum berkomitmen pada rangkaian yang panjang.
- Setelah kamu hadir di acara, tautan grup WhatsApp Kawan dibagikan langsung, dan di sana kamu bisa mengajak orang lain bergabung ke kelompokmu. Mulai dari halaman Gabung.
REKATI tidak menjanjikan kelompok sudah ada untuk setiap topik; kelompok lahir dari Kawan yang mau mengajak.
Sumber belajar di luar REKATI
- Skillhub dari Kemnaker menyediakan layanan pelatihan, termasuk pelatihan berformat singkat di samping program Pelatihan Vokasi Nasional. Periksa persyaratan masing-masing program, karena beberapa ditujukan khusus untuk lulusan tertentu.
- Karirhub dari Kemnaker untuk lowongan dan informasi seputar karier.
- Setelah PHK, JKP juga menyediakan pelatihan kerja bagi pesertanya (PP 37/2021 Pasal 18). Lihat kena PHK.
Kelompok belajar untuk mencari kerja
Kelompok belajar juga cocok untuk persiapan yang lebih terarah, misalnya latihan wawancara bergantian atau saling mengoreksi CV dan portofolio. Lihat persiapan interview dan cari kerja setelah PHK.